10 Mei, 2010

Cirebon dan miras oplosan

Sungguh ironis. 17 orang meninggal dunia setelah mengkonsumsi miras oplosan di Cirebon. Ini adalah sebuah realitas sosial sebagian masyarakat kita hari ini. Kemiskinan dan kesenjangan sosial yang membuat mereka tak percaya diri dalam bermasyarakat. Sehingga, ajang adu gengsi antar sesama pun menjadi sesuatu yang mengasyikan. Pesta miras bersama pun dilakukan guna menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi. Alhasil, 17 nyawa pun melayang.

Apa hal ini bisa menjadi sebuah pelajaran bagi yang lainnya, dan memilih untuk tidak melakukan hal serupa? semoga memang begitu adanya. Hal lain yang mempengaruhi tindakan semacam itu (mabuk-mabukan) adalah kurangnya kadar ketaatan terhadap tuntunan agama. Menjadikan mereka tidak mempunyai benteng keimanan yang cukup untuk mengarungi kehidupan yang semakin uedan ini.

Semoga tidak terjadi lagi hal yang sungguh memilukan sekaligus mengkhawatirkan seperti itu. Masyarakat harus banyak belajar. Setidaknya dari apa yang mereka lihat, saksikan, dan rasakan. Sungguh beruntung bagi orang-orang yang bisa mengambil banyak hikmah dari sedikit musibah yang terjadi.

Memilih penderitaan atau kebahagiaan???

Pastilah kebanyakan orang mendambakan kebahgiaan ketimbang penderitaan. Tak jarang kebahagiaan menjadi sebuah acuan, capaian, juga harapan bagi banyak manusia. Namun, kemalangan pun terkadang menghampiri sang manusia tanpa kompromi. Musibah yang menimpa biasanya menjadi derita yang begitu mendalam. Kehilangan orang yang dicintai, habisnya harta benda yang diakibatkan sebuah bencana alam misalnya. Dapat membuat sang manusia stress bahkan depresi atau trauma berkepanjangan.

05 Mei, 2010

Manusia Spektakuler

Siapa yang tak mengenal sosok ini, Gayus Tambunan. Salah seorang pns golongan IIIA di direktorat jenderal pajak ini heboh dengan uang senilai 64M yang dimilikinya. Hal ini tidak serta merta terungkap jika tak ada testimoni yang keluar dari seorang Susno Duaji setelah didepak (non job) dari Kabareskrim Kepolisian Republik Indonesia. Gayus,,, gayus,,, sebenarnya, siapakah dirimu? adik atau kakaknya mas thukul sih... ayo ngaku! wkwkwk